Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd
<table width="729"> <tbody> <tr> <td align="left" valign="top"> <ul> <li><strong>ISSN: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1535432052" target="_blank" rel="noopener">2654-7821</a> (print), <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20220729171119534" target="_blank" rel="noopener">2987-9132</a> (Online)<br /></strong></li> <li><strong>URL: <a href="https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/" target="_blank" rel="noopener">https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/</a></strong></li> <li><strong>DOI: <a title="10.60010/jikd" href="https://doi.org/10.60010/jikd.v1i2.5" target="_blank" rel="noopener">10.60010/jikd</a></strong></li> </ul> <p><strong>Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima</strong> adalah Jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Salsabila Serang dua kali dalam satu tahun (bulan Juli dan Januari). Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian, review literature, atau laporan lapangan (<em>research report, literatur review, field report</em>). </p> <p><span class="selectable-text copyable-text"><strong>Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima</strong> sudah terakreditasi Sinta 5 dengan SK Kepdirjendiktiristek, Kemdikbudristek <a href="https://drive.google.com/file/d/1ovg2tRAP6HYhFP6KATsXE_ZCddCA6Z9V/view?usp=drive_link" target="_blank" rel="noopener">Nomor 177/E/KPT/2024</a></span>.</p> <p>Setiap naskah yang dikirimkan ke Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima akan dinilai oleh reviewer. Proses review menggunakan double-blind review yaitu reviewer tidak mengetahui identitas penulis, dan penulis tidak mengetahui identitas reviewer.</p> <p>Fokus jurnal ini adalah ilmu kesehatan dan informasi kesehatan dan lingkup jurnal meliputi:</p> <ol> <li class="selectable-text copyable-text iq0m558w" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text">Penelitian medis, klinis, dan komunitas mencakup kedokteran, kebidanan, dan keperawatan.<br /></span></li> <li class="selectable-text copyable-text iq0m558w" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text">Penelitian farmasi meliputi farmakologi dan toksikologi, farmasi klinik dan komunitas, biologi farmasi, farmasetika, farmasi mikrobiologi dan bioteknologi, serta farmakokimia.<br /></span></li> <li class="selectable-text copyable-text iq0m558w" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text">Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja),</span></li> <li class="selectable-text copyable-text iq0m558w" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text">Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif.</span></li> <li class="selectable-text copyable-text iq0m558w" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text">Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan.<br /></span></li> </ol> </td> <td style="width: 50px;"> </td> <td align="right" valign="top"><img src="http://jurnal.stikessalsabila.ac.id/public/site/images/leni_86/cover-jurnal.jpg" alt="" width="1621" height="2293" /></td> </tr> </tbody> </table> <p> </p>Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serangen-USJurnal Ilmiah Kesehatan Delima2654-7821Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Mengenai Kanker Serviks Dengan Motivasi Melakukan Vaksin HPV
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/article/view/207
<p>Penyakit kanker serviks merupakan jenis kanker kedua yang paling banyak dialami perempuan dan termasuk penyakit berisiko tinggi yang dapat menyerang usia remaja. Pemberian vaksin Human Papilloma Virus (HPV) diharapkan mampu menekan perkembangan sel-sel kanker, terutama di negara-negara yang masih menghadapi kendala dalam pelaksanaan program skrining. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang kanker serviks dengan motivasi mereka untuk menerima vaksin HPV di SMA Negeri 2 Cikarang Selatan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional untuk menilai motivasi remaja putri dalam melakukan vaksinasi HPV serta tingkat pengetahuan mereka mengenai kanker serviks. Populasi penelitian adalah siswi kelas X.1 sampai X.10 di SMA Negeri 2 Cikarang Selatan dengan jumlah total 253 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 155 siswi. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan yang baik, yaitu sebanyak 108 responden (69,7%), dan memiliki motivasi yang baik untuk melakukan vaksinasi HPV, yaitu 104 responden (67,1%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan remaja putri mengenai kanker serviks dengan motivasi mereka untuk melakukan vaksinasi HPV di SMA Negeri 2 Cikarang Selatan (p value = 0,000 < ? = 0,05).</p>Ida WidaningsihMira SuciatiRhohmah Nur Apriyanti
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-122026-02-128240941310.60010/jikd.v8i2.207Analisis DRPs Interaksi Obat pada Pasien Penderita Asma Bronkial di Instalasi Rawat Inap RSUD Embung Fatimah Kota Batam
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/article/view/214
<p>Asma bronkial merupakan penyakit kronik pada saluran pernapasan yang membutuhkan terapi jangka panjang dan berpotensi menimbulkan DRPs Interaksi Obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pengobatan serta mengidentifikasi DRPs interaksi obat yang terjadi pada pasien penderita asma bronkial di Instalasi Rawat Inap RSUD Embung Fatimah Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode observasional retrospektif dengan pendekatan deskriptif, berdasarkan data rekam medis pasien asma bronkial periode Januari–Desember 2024 yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 38 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berjenis kelamin perempuan (74%) dan berusia 18–59 tahun (89%). Obat yang paling banyak digunakan sebagai terapi utama adalah golongan kortikosteroid sebanyak 20 pasien (53%) dan bronkodilator sebanyak 18 pasien (47%). Terapi pendukung meliputi antihistamin (29%), antibiotik (21%), mukolitik (37%), antipiretik (8%), dan antiemetik (5%). Hasil evaluasi DRPs interaksi obat dengan tingkat keparahan moderate, yang terjadi sebesar 29 obat. DRPs interaksi obat yang terjadi pada pasien asma bronkial di Instalasi Rawat Inap RSUD Embung Fatimah Kota Batam diperlukan pemantauan terapi dan kolaborasi antara dokter, apoteker, serta tenaga kesehatan lainnya untuk meningkatkan keamanan dan efektivitas pengobatan.</p> <p> </p> <p> </p>Agustinawati AgustinawatiYunisa Friscia YusriHabibie Deswilyaz Ghiffari
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-122026-02-128243243910.60010/jikd.v8i2.214Pengaruh Senam Otak (Brain gym) Terhadap Daya Ingat Pada Anak Pra Sekolah
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/article/view/220
<p>Daya ingat merupakan aspek kursial dalam perkembangan kognitif anak usia prasekolah yang berperan dalam proses belajar dan pembentukan prestasi akademik. Namun, tingginya beban belajar dapat menyebabkan ketidakseimbangan kerja otak yang berdampak pada penurunan daya ingat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam otak (<em>brain gym</em>) terhadap peningkatan daya ingat anak usia prasekolah. Metode yang digunakan adalah quasy experimental dengan desain two group pre-post test nonequivalent control group. Penelitian dilaksanakan di TK Al-Ishlah Rancaseneng Kecamatan Cikeusik pada bulan April - Mei 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 40 anak, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan subtes daya ingat dari WPPSI (Wechsler Preschool and Primary Scale of Intelligence), dengan analisis menggunakan uji statistic mann-withney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada peningkatan daya ingat antara kelompok yang diberikan perlakuan senam otak dengan kelompok yang tidak diberikan perlakuan (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah senam otak memiliki pengaruh yang positif dalam meningkatkan daya ingat pada anak prasekolah. Senam otak dapat dijadikan alternatif metode stimulasi kognitif yang praktis dan menyenangkan dalam dunia pendidikan anak usia dini.</p>Leni HalimatusyadiahDwinda SariIndah Ayu Nur HasanaSuprawati Suprawati
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-122026-02-128245145610.60010/jikd.v8i2.220Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Ibu Hamil Primipara Trimester III dalam Menghadapi Persalinan
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/article/view/204
<p>Kecemasan adalah suatu perasaan tidak santai yang samar-samar karena ketidaknyamanan atau rasa takut yang disertai suatu respon (sumber sering kali tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu). Suatu perasaan takut akan terjadi sesuatu yang disebabkan oleh antisipasi bahaya. Apabila kondisi psikologis ibu tidak di tangani dengan baik dalam memberikan konseling dan dukungan maka akan terjadi penolakan terhadap bayi dan jika keadaan tersebut berlangsung lama maka akan berubah menjadi depresi pada ibu (D. D. Putri et al., 2020) Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil primipara trimester 3 dalam menghadapi persalinan di TPMB Iin Sepnita Dewi tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 65 responden. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan Hasil uji Chi-Square didapatkan nilai P=0.000 <0,05 artinya ada pengaruh umur terhadap tingkat kecemasan, nilai P=0.009 >0,05 artinya ada pengaruh pendidikan terhadap tingkat kecemasan, nilai P=0.020 >0,05 artinya ada pengaruh pekerjaan terhadap tingkat kecemasan dan didapatkan nilai P=0.033 <0,05 artinya ada pengaruh pengetahuan terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di TPMB Iin Sepnita Dewi tahun 2024. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi tambahan kepada masyarakat tentang faktor risiko kecemasan ibu hamil, sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan terjadinya dampak negatif pada ibu hamil dan janinnya</p>Rosi Kurnia SugihartiPuput Frida OktavianyPuspa Cahya Ningrum
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-122026-02-128239540210.60010/jikd.v8i2.204Pengaruh Aroma Terapi Kayu Manis Terhadap Dismenore Primer pada Remaja Putri
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/article/view/209
<p>Dismenore merupakan gangguan ginekologi yang sering dialami remaja putri setelah menarche, dengan prevalensi di Indonesia berkisar antara 64,25% hingga 84,2%. Dismenore primer terjadi akibat pelepasan hormon prostaglandin secara berlebihan yang menyebabkan spasme uterus dan nyeri saat menstruasi. Penatalaksanaan dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis, salah satunya melalui aromaterapi kayu manis. Minyak kayu manis mengandung cinnamaldehyde (55–57%) dan eugenol (5–18%) yang berpotensi memberikan efek relaksasi dan analgesik. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain quasi experiment nonequivalent control group design. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Populasi penelitian berjumlah 160 remaja putri, dengan sampel 32 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dengan nilai p = 0,000. Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri kategori berat (31%) dan sangat berat (69%). Setelah pemberian aromaterapi kayu manis, terjadi penurunan intensitas nyeri menjadi tidak nyeri (94%) dan nyeri sedang (6%). Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian aromaterapi kayu manis terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri.</p>Hajar Nur Fathur RohmahSofi Anggraeni AzahraLegita Destiana Fitri
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-122026-02-128241442010.60010/jikd.v8i2.209Pengetahuan Siswa dan Kaitannya dengan Preferensi dan Pola Konsumsi Jajanan pada Siswa Sekolah Dasar X di Kediri
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/article/view/215
<p>Perilaku jajan merupakan perilaku yang identik dengan anak usia sekolah terutama siswa sekolah dasar. Perilaku ini dapat dilakukan siswa baik di dalam sekolah (kantin sekolah) ataupun di luar sekolah baik pada saat jam sekolah ataupun di luar jam sekolah. Perilaku jajanan ini akan dapat berpengaruh pada asupan gizi seimbang siswa yang diperlukan dalam perkembangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan siswa dan pemilihan jajanan pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dengan 34 sample yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner.Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pengetahuan yang baik tentang pemilihan jajanan (62,9%), dan lebih dari setengah siswa telah melakukan pemilihan jajanan dengan tepat (51,4%). Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan pemilihan jajanan (? = 0,436; p = 0,010), dengan kekuatan korelasi sedang. Oleh karena itu, diperlukan intervensi pendidikan gizi berbasis sekolah yang didukung oleh lingkungan sekolah yang sehat untuk meningkatkan perilaku pemilihan jajanan pada anak sekolah dasar.</p>Endah Retnani WismaningsihYoanita Indra Kumala DewiNofita SariKrisnita Dwi JayantiDadiek Sumardianto
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-122026-02-128244044410.60010/jikd.v8i2.215Pengaruh Jus Terong Belanda Terhadap Anemia pada Ibu Hamil Trimester II
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/article/view/206
<p>Anemia pada kehamilan berisiko menyebabkan kelahiran prematur dan gangguan pertumbuhan janin. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2018 menunjukkan prevalensi anemia global sebesar 41%, sedangkan di Indonesia mencapai 37,1%. Laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi tahun 2022 mencatat 631 kasus anemia berat (Hb < 8 g/dL) dan 7.389 kasus dengan Hb 9–10 g/dL pada ibu hamil. Hal ini menunjukkan bahwa anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan yang memerlukan upaya penanganan efektif.</p> <p>Terong belanda mengandung vitamin C yang membantu meningkatkan penyerapan zat besi sehingga berpotensi menaikkan kadar hemoglobin (Hb). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian jus terong belanda terhadap anemia pada ibu hamil trimester II.</p> <p>Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen Pretest-Posttest Control Group di TPMB Sumiati, Cipayung, Bekasi, dengan total sampling 30 ibu hamil trimester II (Hb < 11 g/dL). Analisis menggunakan uji Paired Sample T-Test.</p> <p>Hasil menunjukkan peningkatan kadar Hb yang signifikan setelah intervensi (p-value 0,000 < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian jus terong belanda efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II dan berpotensi menjadi alternatif intervensi pencegahan anemia.</p>Yulianti YuliantiSuciatur RakhmawatiSumiati Sumiati
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-122026-02-128240340810.60010/jikd.v8i2.206Analisis Cost-Effectiveness Terapi Antidiabetes Oral Kombinasi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Embung Fatimah Kota Batam
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/article/view/213
<p>Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang menimbulkan beban biaya kesehatan cukup besar. Terapi kombinasi antidiabetes oral banyak digunakan untuk mencapai kontrol glikemik optimal, namun setiap kombinasi memiliki efektivitas dan biaya yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efektivitas biaya (cost-effectiveness) dari berbagai kombinasi terapi antidiabetes oral yang memiliki efektivitas tinggi dengan biaya yang rendah pada pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan di RSUD Embung Fatimah Kota Batam tahun 2024. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional, berdasarkan data rekam medis 100 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis dilakukan dengan metode Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas biaya terapi antidiabetic oral kombinasi pada pasien diabetes melitus tipe 2 berdasarkan nilai ACER dan ICER kombinasi Metformin + Glimepiride merupakan kelompok terapi yang paling cost effective dibandingkan terapi kelompok lainnya dengan hasil ACER sebesar Rp. 952,74,- dan nilai ICER paling rendah sebesar Rp. 174,52. Dengan demikian, bahwa kombinasi Metformin + Glimepiride adalah pilihan terapi yang paling cost-effective dibandingkan kombinasi lain, karena mampu memberikan efektivitas lebih tinggi dengan biaya lebih rendah.</p> <p> </p>Selvia SiraitSuci Fitriani SammuliaTommy Julianto
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-122026-02-128242143110.60010/jikd.v8i2.213Efektifitas Pemberian Temulawak Madu Terhadap Peningkatan Nafsu Makan Pada Balita Dengan Gizi Kurang di Desa Solokan
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/article/view/216
<p>Balita yang mengalami gangguan nafsu makan, yang berpengaruh terhadap status gizi mereka. Untuk menganalisis pengaruh pemberian temulawak madu terhadap peningkatan nafsu makan pada balita dengan status gizi kurang. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental. Alat pengumpul data menggunakan Kuesioner Perilaku Makan Anak. Populasi penelitian adalah balita yang mengalami malnutrisi di Desa Solokan. Subjek penelitian terdiri dari 42 balita yang ditentukan dengan teknik pengambilan sampel total. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pemberian temulawak madu, sementara variabel terikatnya yaitu peningkatan nafsu makan pada balita dengan gizi kurang. Pengukuran dilakukan dengan desain pretest-posttest satu kelompok. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat untuk memperoleh gambaran statistik serta hubungan antarvariabel. Penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada nafsu makan balita sebelum dan sesudah pemberian temulawak madu. Hal ini terlihat dari peningkatan persentase balita dengan nafsu makan baik, yang naik dari 9,5% sebelum intervensi menjadi 83,3% setelah intervensi. Disimpulkan bahwa pemberian temulawak madu memiliki pengaruh dalam meningkatkan nafsu makan pada balita dengan gizi kurang, sehingga dapat dijadikan alternatif untuk membantu meningkatkan pola makan pada balita.</p>Mus Mundiroh
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-122026-02-128244545010.60010/jikd.v8i2.216Hubungan Latihan Keseimbangan Dengan Kualitas Hidup Lansia di Day Care Lansia Taktakan Tahun 2025
https://ejournal.stikes-salsabila.ac.id/index.php/jikd/article/view/201
<p><strong>Latar Belakang:</strong> Gangguan keseimbangan pada lansia meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup. <strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan latihan keseimbangan dengan kualitas hidup lansia di Day Care Lansia Taktakan, Kota Serang. <strong>Metode:</strong> Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pretest-posttest control group design pada 30 lansia yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=15) dan kontrol (n=15). Kelompok intervensi mengikuti latihan keseimbangan 3 kali seminggu selama 4 minggu. Keseimbangan diukur menggunakan Berg Balance Scale (BBS) dan kualitas hidup menggunakan WHOQOL-BREF. Analisis data menggunakan paired t-test, independent t-test, dan uji korelasi. <strong>Hasil:</strong> Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok intervensi, baik skor keseimbangan (p<0,001) maupun seluruh domain kualitas hidup (p<0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna. Terdapat hubungan positif yang kuat antara peningkatan keseimbangan dan kualitas hidup (r=0,72; p<0,01). <strong>Kesimpulan:</strong> Latihan keseimbangan efektif meningkatkan keseimbangan tubuh dan kualitas hidup lansia, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin di fasilitas pelayanan lansia.</p>Ikhlasinufus IkhlasinufusEvi Avicenna AgustinNur Avenzoar
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-122026-02-128239139410.60010/jikd.v8i2.201