Tingkat Kesadaran Pemohon SIM Terhadap Risiko Mengkonsumsi Obat Antihistamin Saat Mengemudi (Studi Kasus Di Pelayanan SIM Kota Jambi)

Authors

  • Ella Riska Sadilah Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Indonesia
  • Helman Kurniadi Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Indonesia
  • Siti Marwah Lestari Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60010/jikd.v9i1.223

Keywords:

Antihistamin; Kesadaran; Pemohon SIM, Antihistamin, Kesadaran, Pemohon SIM

Abstract

Antihistamin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi reaksi alergi dengan menghambat kerja histamin dalam tubuh. Efek samping antihistamin, terutama generasi pertama, dapat berupa kantuk, pusing, dan penurunan konsentrasi yang berisiko mengganggu kemampuan mengemudi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan tingkat kesadaran pemohon SIM terhadap risiko penggunaan obat antihistamin saat mengemudi. Desaain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square menggunakan program SPSS. Hasil penelitian dari 113 responden menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori usia dewasa (44,2%), dengan jenis kelamin laki-laki (56,6%), berdasarkan pendidikan terakhir sebagian besar responden memiliki pendidikan menengah (SMP/SMA) (50,4%), dan berdasarkan riwayat konsumsi  responden banyak yang memilih pernah konsumsi (78,8%). Hasil penelitian menunjukan mayoritas tingkat kesadaran responden terhadap penggunaan obat antihistamin di pelayanan SIM Kota Jambi pada kategori baik yaitu 83 responden (73,5%), kemudian tingkat pengetahuan juga baik yaitu 91 responden (80,5%) dan pada sikap mayoritas responden di kategori baik yaitu 99 responden (87,6%). Hubungan antara tingkat kesadaran dengan pengetahuan serta sikap terdapat hubungan yang signifikan karena p-value (<0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap berhubungan dengan tingkat kesadaran pemohon SIM terhadap risiko penggunaan obat antihistamin saat mengemudi.

References

Amiruddin, M. (2019). Delik Lalu Lintas Yang Mengakibatkan Meninggalnya Orang Lain. Dalam Alauddin Law Develompent (Aldev)| (Vol. 1).

Fukuda, Y., Ando, S., & Saito, M. (2020). Risk Awareness, Medication Adherence, And Driving Behavior As Determined By The Provision Of Drug Information To Patients. Patient Education And Counseling, 103(8), 1574–1580.

Hasanah, F., Maryska, C., & Khotimah, K. (2024). Tingkat Pengetahuan Pasien Mengenai Terapi Swamedikasi Obat Antihistamin Di Apotek Puspa Jember (Periode Juni -Juli 2023). 3(1), 67–77.

Jannati, S. M., Nugroho, A. E., Probosuseno, P., & Kristina, S. A. (2018). Driver’s Knowledge About The Use Of Drug And Traffic Accident In Riau Indonesia. Global Journal Of Health Science, 10(10), 113.

Madania, R., dkk. (2023). Hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan dengan kesadaran bencana pada mahasiswa fakultas kedokteran. Jurnal Kedokteran Komunitas Tropis, 11(2), 45–52.

Nisa, R., Nugraheni, T. W., & Ningsih, T. W. (2023). Tingkat Pendidikan, Usia, Pekerjaan Dengan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Merakurak Kabupaten Tuban. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 7(3), 251–261.

Felita, Tiara Rahma, Lilla Prapdhani, Agni Hajma, Fakultas Farmasi, and Universitas Muhammadiyah. 2023. “Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Perilaku Swamedikasi Influenza Di Desa Kwayangan Kecamatan Kedungwuni The Relationship Between The Level Of Public Knowledge On Influenza.” 2(4): 429–43.

Kumalawati, Andi, Latifah N D Aklis, Rosmiyati A Bella, and Andi Hidayat. 2023. “Analisa Karakteristik Kecelakaan Lalu lintas Berbasis Gender Di Kota Kupang Characteristics Of Gender Based Traffic Accident In Kupang City.” 3(1): 56–64.

Kurniawati, Darini, Estyvania Nur Charmelya, Hansel Hens Tangkas, and Pungky Angeliana Putri. 2022. “Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Swamedikasi Batuk Pilek Mahasiswa Farmasi Angkatan 2019 Universitas Sari Mulia Dengan Metode TPB.” 3(2): 92–99.

Nagahama, Akihito, Atsunobu Sagara, Hayato Aki, Hiroki Yoshimura, Makoto Hiraide, and Takatsune Shimizu. 2026. “Effects of Second Generation Antihistamines on Daily Driving with and without Subtasks Measured in a Driving Simulator.”

Ningsih, Endang Dwi. 2019. “Kepatuhan Dalam Berlalu Lintas Pada Warga.” 7(2): 55–64.

Nurmala Sari et al. 2025. “Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Obat Setelan Sebagai Alternatif Pengobatan Yang Tepat Di Desa Hamparan Perak.” 5(80).

Rochjana, Imam Zahidin1); Milda Rianty Lakoan2);Anna Uswatunhasanah. 2024. “Obat Chlorpheniramine Maleat Sebagai Anti Alergi.” 4(6): 770–78.

Ruth, Elvira, Mahardika Panjaitan, Widya Chris, And Yacobus Chris. 2025. “Profil Peresepan Obat Antihistamin H1 Pada Klinik Pratama Di Yogyakarta Periode Januari ? Desember 2023 Prescribing Profile Of H1 An Histamines At Primary Clinics In Yogyakarta For The Period January – December 2023.” 1(3): 36–48.

Supriyanto. 2022. “Evaluasi Penggunaan Obat Cetirizine Dan Loratadin Sebagai Antihistamin Di Apotek Kusuma Farma Kudus Supriyanto 1)?; Endra Pujiastuti 2).”

Downloads

Published

2026-08-05