Pengaruh Aroma Terapi Kayu Manis Terhadap Dismenore Primer pada Remaja Putri
DOI:
https://doi.org/10.60010/jikd.v8i2.209Keywords:
Kayu Manis, Aromaterapi, DismenoreAbstract
Dismenore merupakan gangguan ginekologi yang sering dialami remaja putri setelah menarche, dengan prevalensi di Indonesia berkisar antara 64,25% hingga 84,2%. Dismenore primer terjadi akibat pelepasan hormon prostaglandin secara berlebihan yang menyebabkan spasme uterus dan nyeri saat menstruasi. Penatalaksanaan dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis, salah satunya melalui aromaterapi kayu manis. Minyak kayu manis mengandung cinnamaldehyde (55–57%) dan eugenol (5–18%) yang berpotensi memberikan efek relaksasi dan analgesik. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain quasi experiment nonequivalent control group design. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Populasi penelitian berjumlah 160 remaja putri, dengan sampel 32 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dengan nilai p = 0,000. Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri kategori berat (31%) dan sangat berat (69%). Setelah pemberian aromaterapi kayu manis, terjadi penurunan intensitas nyeri menjadi tidak nyeri (94%) dan nyeri sedang (6%). Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian aromaterapi kayu manis terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri.
References
ACOG. (2018). Dysmenorrhea and Endometriosis in the Adolescent. Committee Opinion. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG).
ACOG. (2020). Dysmenorrhea and endometriosis in the adolescent.
Afrioza, S., & R. P. (2022). Pengaruh Aromaterapi Kayu Manis Terhadap Nyeri Haid Primer Pada Remaja Di Desa Pasir Gadung Tangerang. Jurnal Sains Dan Kesehatan (JUSIKA), 6(2), 24–33. https://doi.org/https://doi.org/10.57214/jusika.v6i2.153
Andriyani, S., Sumartini, S., & Afifah, V. N. (2017). Gambaran Pengetahuan Remaja Madya (13 -15 Tahun) Tentang Dysmenorrhea Di SMPN 29 Kota Bandung. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 2(2), 115. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/jpki.v2i2.4746
Armour, M., Parry, K., Manohar, N., Holmes, K., Ferfolja, T., Curry, C., & Smith, C. A. (2021). The prevalence and academic impact of dysmenorrhea in adolescents and young adults: A systematic review. Journal of Pediatric and Adolescent Gynecology, 34(3), 287–295.
Berlianie Poetri Mahasiswa Program Studi, F. S., Yatsi Madani, U., & Afrioza Dosen Universitas Yatsi Madani Rina Puspitasari Dosen Universitas Yatsi Madani, S. (2022). PENGARUH AROMATERAPI KAYU MANIS TERHADAP NYERI HAID PRIMER PADA REMAJA DI DESA PASIR GADUNG TANGERANG. Jurnal Sains Dan Kesehatan (JUSIKA), 6(2).
Chen, C. X., Kwekkeboom, K. L., & Ward, S. E. (2023). Self-management strategies and quality of life in women with primary dysmenorrhea. Healthcare, 11(1), 157.
International Association for the Study of Pain (IASP). (2020). IASP revised definition of pain. 161(9), 1976–1982.
Kimata, D. A. N. (2018). Gambaran Tingkat Stress Psikologis dan Tingkat Dysmenorrhea Primer Pada Mahasiswi Fisioterapi S1 Di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Maharani, Y.N., Fatmawati, E., dan Widyaningrum, R. (2016). Pengaruh Aromaterapi Bunga Lavender (Lavandula angustifolia) Terhadap Intensitas Nyeri Haid (Dismenore) Pada Mahasiswi STIKES Madani Yogyakarta. STIKES Madani Yogyakarta.
Maharianingsih, N. M., & Poruwati, N. M. D. (2021). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Kayu Manis terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Primer pada Remaja. Jurnal Ilmiah Medicamento, 7(1), 55–61. https://doi.org/https://doi.org/10.36733/medicamento.v7i1.1262
Mayangsari, A., & Ayubi, D. (2024). Self-medication behavior among adolescents in managing dysmenorrhea: A literature review. Journal of Midwifery Science and Women’s Health, 9(2), 85–94.
Mokoginta F, Jama F, P. N. (2021). Lilin aromaterapi lavender dapat menurunkan tingkat dismenore primer. Window of Nursing Journal., 1(2), 252.
Nurwana., Y.S., dan A. F. F. (2016). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore pada Remaja Putri di SMA Negeri 8 Kendari Tahun 2016. Universitas Halu Oleo.
Putri, D. A., & Anwar, Y. (2021). Pengaruh Inhalasi Aromaterapi terhadap Nyeri Haid pada Remaja. Jurnal Ilmu Farmasi, 29–49.
Situmorang, H., Sari, D. K., & Lestari, P. (2022). Association between primary dysmenorrhea, mental health, quality of life, and academic performance among students. BMJ Open, 12(7).
Tarigan, D. A. P. (2018). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Kayu Manis (Cinnamomum Burmanni) terhadap Derajat Dismenore Primer pada Siswi SMA Swasta Al-Ulum Medan. Universitas Sumatera Utara.
Villasari, S., Handayani, D., et al. (2024). Menstruasi dan dismenore. JMSWH Journal of Midwifery Science and Women’s Health.
Yunianingrum, E. (2018). Pengaruh Kompres Hangat dan Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Primer Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren As Salafiyyah Dan Pondok Pesantren Ash-Sholihah Sleman. Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Yogyakarta.
Zondervan, K. T., Becker, C. M., & Missmer, S. A. (2020). Endometriosis. The New England Journal of Medicine, 382(13), 1244–1256.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







